Well, saya sedang berada pada zona nyaman saat ini. Keadaan yang enak, sekaligus berbahaya. Pekerjaan saya di kantor benar-benar membuat saya nyaman. Tidak ada target, tekanan, yang saya lakukan hanya belajar dan mempraktekkan apa yang sudah saya pelajari. Setiap hari dan selalu begitu.

Beruntung apa yang ada di genggaman saya membuat dunia benar-benar ada dalam genggaman. Saya masih bisa berkarya dalam bentuk tulisan, berbagi ilmu, dan mengetahui bahwa ternyata banyak orang yang membaca tulisan saya. Semoga saja mereka mendapatkan jawaban dari apa yang mereka cari lewat blog ini.

20111103-073256 PM.jpg

Mengapa gambar di atas mengatakan kalau berada di zona nyaman adalah musuh sejati kita? IMHO, saat kita berada pada zona nyaman, saat itulah satu penyakit terbesar manusia terlahir dan semakin besar: malas. Saat berada di dalam zona nyaman, manusia akan cenderung tidak ingin meninggalkan zona tersebut. Dan yang terjadi selanjutnya adalah kondisi dimana potensi dalam diri manusia menjadi statik, jalan di tempat, dan semakin lama akan semakin menurun.

Bukankah kondisi ini berbahaya bagi kita? Saat potensi kita menurun, saat itulah ada manusia lain yang justru mengalami peningkatan kualitas. Dan tanpa kita sadari mereka menyalib di tikungan terakhir, kita terkaget-kaget, tidak bisa mengendalikan Honda RC212V kita, tragedi Marco Simoncelli terulang.

Saya pribadi ingin terus berkembang. Cita-cita saya masih terus saya kejar. Target sudah saya canangkan. Langkah sudah saya mulai. Berprasangka positif selalu mengisi hati saya. Dan saya percaya, Allah SWT dengan segala hukum alam-Nya memenuhi setiap impian hamba-Nya. InsyaAllah..

آمِّينَ يَ رَ بَّلْ عَلَمِي

Artikel-Teknologi.com didukung oleh Pusat Pakaian Dalam
Categories: I.M.H.O

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *