• Sistem Kontrol Seal Steam Header.
    Tekanan seal steam di dalam saluran pipa header harus selalu dijaga stabil. Karena jika saja tekanan tersebut hilang maka akan sangat membahayakan turbin uap. Uap air di dalam turbin HP akan bocor keluar melalui sela-sela labyrinth seal, dan pada sisi turbin LP udara atmosfer akan masuk ke dalam turbin.

    Masuknya udara ke dalam turbin uap akan menyebabkan terjadinya proses pendinginan tidak merata yang hanya terjadi pada sebagian sisi labyrinth seal. Pendinginan ini akan mengakibatkan pemuaian yang tidak merata pada labyrinth seal, dimana poros turbin sudah pasti bertemperatur tinggi. Pemuaian yang tidak merata ini akan mengakibatkan terjadinya kontak langsung antara labyrinth seal sisi stator dengan rotor sehingga dapat mengakibatkan kerusakan parah atau bahkan turbin mendadak berhenti berputar.

    20131119-125401 AM.jpg

    Sistem Kontrol Seal Steam Header

    Tekanan pada seal steam header selalu dibaca nilainya oleh sensor tekanan dan dibandingkan dengan nilai set point tekanan yang diinginkan. Pada saat turbin uap belum beroperasi maka sensor tekanan akan membaca nol, sistem kontrol selanjutnya akan memerintahkan seal steam supply control valve untuk membuka dan menjaga tekanan seal steam pada nilai set point. Pada saat uap air superheater mulai memasuki turbin uap maka proses self sealing secara bertahap akan terjadi. Hal ini ditandai dengan pembacaan sensor tekanan header seal steam yang meningkat, dan diikuti dengan menutupnya seal steam supply control valve secara bertahap. Pada satu titik momen tertentu seal steam supply control valve akan tertutup sempurna dan proses self sealing pun terjadi.

    Selanjutnya turbin uap akan terus menuju beban optimumnya, yang diikuti dengan naiknya tekanan seal steam header. Sensor tekanan seal steam header akan membaca lebih tinggi daripada nilai set point tekanan yang telah ditentukan. Pada kondisi ini sistem kontrol akan memerintahkan seal steam leak off control valve untuk membuka dan membuang seal steam yang berlebihan sekaligus menjaga agar tekanan uap air di dalam seal steam header bisa stabil pada nilai tertentu.

  • Gland Steam Condenser.
    Campuran seal steam dengan udara yang keluar dari labyrinth seal, selanjutnya akan masuk ke gland steam condenser untuk dikondensasi dan dipisahkan antara air dengan udara. Uap air di dalam gland steam yang terkondensasi selanjutnya dapat dipergunakan kembali sebagai air kondensat dan masuk ke siklus air-uap air. Sedangkan udara dan kandungan lain di dalam gland steam tidak akan dapat terkondensasi, selanjutnya ia akan dihisap oleh kipas sentrifugal dan dibuang ke atmosfer.

    20131119-014213 AM.jpg

    Gland Steam Condenser

    Gland steam condenser adalah sebuah heat exchanger tipe shell & tube dengan sisi shell untuk gland seal sedangkan sisi tube untuk air pendingin. Air pendingin biasanya menggunakan air kondensat, sehingga gland steam condenser sekaligus berfungsi sebagai pemanas awal air kondensat tersebut. Pada sisi atas shell selain terdapat saluran masuk gland steam, juga terdapat saluran yang lebih kecil untuk keluarnya gas-gas yang tidak dapat terkondensasi. Saluran tersebut terhubung dengan kipas hisap yang akan menghisap gas-gas tak terkondensasi dan membuangnya ke atmosfer.

  • Artikel-Teknologi.com didukung oleh Pusat Pakaian Dalam

    0 Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *